UA-136443515-1
Go Public Sangat Menguntungkan bagi Perusahaan

MedanBisnis - Medan. Direktur Utama (Dirut) PT Mahkota Group Tbk (MGRO) Usli Sarsi memaparkan testimoni  perihal kisah sukses perseroan yang bertransformasi dari perusahaan keluarga menjadi perusahaan terbuka (go public).

Kisah sukses tersebut dibeberkannya di depan peserta sosialisasi Proses Penawaran Umum Go Public yang digelar PT Panin Sekuritas Cabang Medan bekerjasama dengan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumbagut di Kantor OJK, Jumat (9/11). Sosialisasi dihadiri anggota DPD asal Sumut Parlindungan Purba dibuka Kepala Kantor OJK Regional 5 Sumbagut Lukdir Gultom diikuti para pengusaha anggota Perhimpunan INTI Sumatera Utara.

Pada sosialisasi tersebut juga tampil para narasumber di antaranya Rizky (dari OJK) yang memaparkan proses  penawaran umum perdana saham dan Kepala Cabang PT Panin Sekuritas Medan Darmin.

Usli Sarsi menyebutkan, dia sangat bersyukur PT Mahkota Group melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan melepas 20% sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)  tanggal 12 Juli 2018.

Dia mengatakan, kemungkinan PT Mahkota Group akan mengalami hal buruk yakni perolehan labanya  semakin anjlok jika tidak melakukan IPO.

"Kemungkinan perolehan laba perusahaan sulit meningkat  bahkan semakin merosot, apalagi dikaitkan dengan kondisi perkembangan bisnis sawit dewasa ini,"  katanya.

Menjawab pertanyaan tentang prognosa perolehan laba perseroan hingga tutup tahun 2018, Usli Sarsi  menyebutkan berpeluang  menembus angka Rp 60 miliar.

Sekaitan dengan kinerja menggembirakan yang ditorehkan perseroan, Usli Sarsi menyebutkan,  pihaknya sudah merancang pengembangan (ekspansi) khususnya memasuki hilirisasi industri sawit  mendukung ajakan pemerintah memproduksi bahan bakar minyak bercampur biodisel 20% (B20).

Merasakan pengalaman menggembirakan PT Mahkota Group setelah ber-reinkarnasi menjadi go public,  Usli Sarsi mengajak peserta sosialisasi agar secepatnya berubah menjadi perusahaan terbuka.

Dia menyebutkan, sederetan hal menguntungkan yang  diperoleh jika menjadi perusahaan terbuka yakni sustainable (keberlangsungan perusahaan), transparansi (keterbukaan) dalam pengelolaan  perusahaan, popularitas perusahaan meningkat dan lainnya.

Mengutip data kepustakaan mancanegara yang dibacanya bahwa perusahaan keluarga jarang mampu eksis hingga beberapa generasi. Sebab, perusahaan sulit bertumbuh pada generasi ketiga bahkan  kerap bangkrut akibat konflik yang melibatkan sesama anggota keluarga yang menjadi pemilik perusahaan.

Menjawab pertanyaan eksekutif PT Mabar Feed tentang hal sulit yang dihadapi perusahaan keluarga  untuk bertransformasi menjadi go public, Usli Sarsi menyebutkan salah satu kesulitannya adalah menyamakan pandangan.

"Menyiasati hal tersebut kita undang ahli untuk membeberkan manfaat dan  keunggulan perusahaan terbuka," saran Usli Sarsi.

Pada kesempatan itu, Usli Sarsi mengungkapkan, harga saham PT Mahkota Group Tbk, yang  melantai di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juli 2018, meningkat tajam yakni dari Rp 225 per lembar saham saat IPO  menjadi Rp 550 per lembar saham pada posisi 9 November 2018, atau meningkat sekitar 144%.

Usli menyebutkan peningkatan harga saham perseroan yang cukup signifikan sangat  membesarkan hati pihaknya selaku entitas baru di BEI yang juga menguntungkan investor. (sarsin siregar)

Sumber: (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2018/11/13/363682/go_public_sangat_menguntungkan_bagi_perusahaan)