IPO Anggota Apindo
2018-02-09 14:23:22

IPO Anggota Apindo
Oleh Grace Eldora dan Devie Kania | Kamis, 8 Februari 2018 | 11:34

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, kerja sama dengan BEI untuk sosialisasi IPO kepada anggota Apindo diharapkan menjadi langkah awal bagi perusahaan-perusahaan di daerah untuk go public.

“Biasanya dalam persiapan mencari posisi buku terbaiknya, mudah-mudahan ada sekitar 2-3 lagi yang bisa go public,” ujar dia, di Jakarta, Rabu (7/2).

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani.

Salah satu perusahaan yang telah menyatakan minatnya adalah PT Mahkota Group dan berencana melakukan pendaftaran ke BEI pada Maret mendatang. Perusahaan pengolahan kelapa sawit tersebut menargetkan dapat melakukan IPO pada Juni 2018 dengan melepas kepemilikan sebanyak 20-30%.

Direktur Independen Mahkota Group Nagian Tony menjelaskan, perusahaan beraset sekitar Rp 1 triliun tersebut membidik dana segar hingga Rp 100-250 miliar. Dana IPO tersebut akan digunakan untuk ekspansi berupa pembangunan pabrik penyulingan atau refinery untuk mengembangan usaha baru ke arah hilir, seperti produksi minyak goreng.

“Pabriknya pengolahan saja. Kami punya lahan tapi di lokasi berbeda. Kebunnya dengan masyarakat, masih dukungan koperasi,” kata dia.

Perusahaan asal Sumatera Utara tersebut memiliki kapasitas pabrik pengolahan kelapa sawit mencapai 45 ton per jam.

Nagian mengatakan, saat ini perusahaan telah menunjuk Panin Sekuritas sebagai penjamin emisi efek (underwriter) dan akan menggunakan valuasi laporan keuangan Desember 2017. Adapun perusahaan induknya yang akan melaksanakan IPO untuk mendukung investasi enam anak usaha dan satu anak usaha bulking.

Sementara itu, Ketua Apindo Sumatera Utara Parlindungan Purba mengatakan, pada dasarnya potensi perusahaan daerah untuk go public cukup besar. Pasalnya, masih ada sejumlah perusahaan perkebunan dan perusahaan tambang yang tergolong cukup besar khususnya di Sumatera Utara.

“Selama ini perusahaan mendekatkan dengan dunia perbankan untuk finansial. Sementara pendanaan dari pasar modal masih dapat dimanfaatkan,” ujar dia. (jn)

Sumberhttp://id.beritasatu.com/home/ipo-anggota-apindo/171733