Mahkota Group Jual 703,688 Juta Saham ke Publik, Harga di Kisaran Rp200-250
2018-06-23 17:17:29

JAKARTA, NNC - PT Mahkota Group Tbk berencana melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) sebanyak-banyaknya 703.688.000 saham Biasa Atas Nama atau sebanyak-banyaknya 20 persen dari total Modal Ditempatkan Dan Disetor Penuh setelah pelaksanaan IPO.

Saham dengan nilai nominal Rp100 per saham tersebut akan dijual pada harga di kisaran Rp200 sampai dengan Rp250 untuk setiap saham yang ditawarkan. Demikian disampaikan Direktur Utama Mahkota Group, Usli dalam paparan publik IPOperseroan di Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Ia menjelaskan, sekitar 60 persen dari dana IPOakan digunakan untuk pengembangan industri hilir melalui investasi ke Entitas Anak PT Mutiara Unggul Lestari (MUL Entitas Anak Perseroan), yaitu PT lntan Sejati Andalan yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant yang berlokasi di jalan Duri Dumai, Desa Bathin Sobanga, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau.

Ia menjelaskan, pembangunan pabrik tersebut membutuhkan waktu 8 bulan, terhitung 3 bulan sejak Perseroan menerima dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham.

Adapun, tujuan pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant adalah untuk memberi nilai tambah bagi perusahaan. Pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant membuat perusahaan melakukan sistem pemurnian yang dapat menghasilkan produk turunan olein (minyak makan) dan sterin (bahan baku margarin dan oleochemical) serta produk turunan lainnya.

"Dengan adanya pengembangan industri hilir ini, kami harap dapat meningkatkan pendapatan Perseroan," ujar Usli.

Kemudian, sekitar 40 persen dana hasil IPO nanti akan digunakan untuk modal kerja ke Entitas Anak, yaitu PT Mutiara Unggul Lestari, PT Berlian lnti Mekar dan PT lntan Sejati Andalan.

Perseroan optimistis akan prospek pertumbuhan perkebunan kelapa sawit. Usli mengatakan, perkebunan kelapa sawit merupakan tanaman penghasil minyak per hektar tertinggi dari semua jenis minyak nabati lainnya.

Di negara penghasil minyak yang lebih tinggi, hasil rata-rata kelapa sawit sekitar empat ton minyak per hektar per tahun, lebih dari dua ka|i lipat produksi minyak per hektar yang diperoleh dari lobak dan empat ka|i produksi minyak per hektar yang diperoleh dari kedelai dan biji bunga matahari.

Pada aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek perseroan. Diharapkan, rencana ini akan mengantongi pernyataan efektif pada tanggal 29 Juni 2018, sehingga Masa Penawaran Umum dapat dilaksakana pada tanggal 3-9 Juli 2018.

"Kami harap saham perusahaan dapat dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Juli 2018," pungkasnya.