Mahkota Group (MGRO) tetap optimis capai target kinerja di akhir tahun 2018
2018-12-19 08:34:02

Mahkota Group (MGRO) tetap optimis capai target kinerja di akhir tahun 2018
ILUSTRASI. Pencatatan Perdana Saham PT Mahkota Group

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mahkota Group Tbk (MGRO) tetap optimis untuk mendulang kinerja yang positif hingga akhir 2018, meski harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) masih bergerak fluktuatif.

Pada perdagangan hari ini, Senin (17/12), harga CPO kontrak Maret 2019 di Bursa Derivatif Malaysia ditutup terkoreksi 0,79% ke level MYR 2.121 per ton. Direktur Utama MGRO, Usli Sarsi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target di akhir 2018 dan menghadapi fluktuasi harga CPO dunia.

"Strategi kami adalah dengan terus menjaga kelancaran produksi pabrik, menjaga kualitas produksi dan memperkuat armada pengangkutan CPO ke Tangki penampungan di Pelabuhan," paparnya kepada kontan.co.id, Minggu (16/12).

Usli juga bilang, pihaknya tetap optimis untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di akhir 2018. Adapun di akhir tahun ini MGRO mematok target pertumbuhan pendapatan naik 18% menjadi Rp 2 triliun dari Rp 1,7 triliun di akhir tahun lalu. Sedangkan laba bersih diharapkan mencapai Rp 50 miliar di akhir tahun ini. Padahal di akhir 2017 masih merugi sebesar Rp Rp12,3 miliar.

Sementara dari sisi produksi, Usli bilang saat ini produksi CPO dan Tandan Buah Segar (TBS) milik perseroan hingga bulan November ini sudah mencapai 90% dari target yang ditetapkan. Adapun di 2018 ini, MGRO menargetkan produksi CPO dan TBS naik 15% dari akhir tahun sebelumnya atau setara dengan 212.000 ton.

Pendapatan MGRO hingga akhir September menjadi Rp 1,46 triliun, naik 19% dari periode yang sama tahun lalu, Rp 1,23 triliun. Di periode kuartal III tersebut, beban pokok penjualan MGRO juga naik 13% year on year (yoy) menjadi 1,29 triliun dari Rp 1,14 triliun pada September 2017.

Kuartal III-2018, Mahkota Group membukukan laba Rp Rp 45,41 miliar, dari sebelumnya menderita rugi Rp 17,27 miliar. Total aset MGRO pada September 2018 ini naik 8,3% menjadi Rp 1,04 triliun dari Rp 964,71 miliar pada akhir 2017.